Connect with us

Vesam Etnik Nusantara – Tenun Nagekeo Motor Berkembangnya Ekonomi Kreatif Masyarakat

Inspirasi dan Motivasi

Vesam Etnik Nusantara – Tenun Nagekeo Motor Berkembangnya Ekonomi Kreatif Masyarakat

Trisna Diana Juli adalah sosok dibalik suksesnya Vesam Etnik Nusantara yang merupakan salah satu pegiat “traditional fashion” dimana produk yang mereka hasilkan berupa sepatu, tas, kalung dan cindera mata lainnya dikombinasikan dengan kain tenunan asli nagekeo yang didapatkan melalui pasar tradisional yang ada di Boawae.

Nina dan Bupati Lebak

Vesam Etnik Nusantara (Nina – Baju putih) bersama Bupati Lebak

Ibu 2 (dua) anak yang memiliki sapaan akrab “Nina” ini juga adalah istri dari Yosef Juwa Dobe Ngole, salah satu tokoh adat asal Boawae yang kini berprofesi sebagai Lawyer di Jakarta dan juga saudara dari Marselinus Adjo Bupu yang kini menjabat sebagai ketua DPRD Nagekeo.

Baca : Marselinus Adjo Bupu Digandeng Paul Nuwa Veto Untuk Berkompetisi Pada Pilkada 2018 Nanti

Kreativitas Nina dalam bidang seni khususnya fashion yang mengangkat tema “Traditional Stuff” cukup membuat kita sebagai warga Nagekeo bangga karena Vesam Etnik Nusantara sendiri pernah diundang untuk memamerkan hasil karyanya di beberapa event besar di JADETABEK bahkan hingga Australia bekerjasama dengan Oma Margareta Doy yang kini menetap dinegeri kanguru.

Nina selalu menekankan bahwa kita sebagai orang Nagekeo harus mencintai kain tenunan asli Nagekeo dan bukan kain yang menyerupai kain Nagekeo namun dari hasil sablon maupun cetak. Dengan demikian kita akan membantu ibu-ibu pengrajin “hoba” dan “luka” (sebutan untuk kain hasil tenunan asli Nagekeo) dalam berkarya sebab tenunan Nagekeo merupakan motor berkembangnya ekonomi kreatif masyarakat.

Bersama sang suami yang juga merupakan salah satu tokoh Nagekeo yang berada di Jakarta, Nina dan Vesam Etnik Nusantara-nya terus menghadiri setiap undangan resmi lembaga swasta maupun pemerintah untuk memamerkan hasil karyanya. Beberapa produk besutan Vesam Etnik Nusantara juga sudah dimiliki oleh para peminat dari berbagai segmen karena keunikannya.

Dari Hobby Dan Kecintaannya Pada Budaya Sang Suami Hingga Menjadi Sesuatu Yang Menghasilkan

Vesam Etnik Nusantara berawal dari hobby untuk menghasilkan sebuah “stuff” yang unik karena sebagian besar materialnya diambil dari “hoba” dan “luka” yang merupakan kain tenun asli Nagekeo serta kecintaan Nina pada budaya sang suami yang berasal dari Boawae.

pameran nagekeo yosef juwa dobe ngole

Yosef Juwa Dobe Ngole Menemani Vesam Etnik Nusantara Pada Pameran

Menurut Nina, tenunan asal Nagekeo memiliki motif yang indah dan unik serta benang yang digunakan oleh para penenun cukup kuat jika ditransformasikan menjadi sepasang sepatu maupun sebuah tas serta barang-barang unik lainnya.

Improvisasi merupakan hal mutlak dalam usaha mode karena menurutnya apa yang dihasilkan harus sesuai dengan trend masa kini agar disukai oleh para pembeli dari semua segmen menurut wanita yang lahir pada bulan Juli ini.

Kini Vesam Etnik Nusantara bukan lagi hanya menargetkan warga Nagekeo untuk memiliki produk yang sudah mereka hasilkan namun berencana untuk terus memperkenalkannya kepada dunia luar melalui berbagai situs jual beli online internasional seperti pada situs eBay dan lain sebagainya.

produk-tas-nagekeo-vesam

Tas dari Hoba Ua Pote (Tenunan Nagekeo) produksi Vesam Etnik Nusantara

Nah, jika anda ingin melihat produk lainnya yang dihasilkan oleh Vesam Etnik Nusantara bisa melalui situs sosial media seperti halnya pada Facebook disini.

Continue Reading
You may also like...
2 Comments

2 Comments

  1. Fransiskus Muga

    March 31, 2017 at 10:35 am

    Semoga Vesam Etnik Nusantara terus berkembang serta dapat menyerap hasil kerajinan tenunan Nagekeo dengan produk turunan yang dihasilkan untuk mendorong bertumbuhnya ekonomi kreatif di Nagekeo!

  2. Pingback: Bambu: Potensi Kembangkan Ekonomi Kreatif Nagekeo - Nagekeo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Inspirasi dan Motivasi

To Top