Connect with us

Warga Nyaris Baku Hantam Pada Peresmian Desa Ululado

warga desa ululado

Inspirasi dan Motivasi

Warga Nyaris Baku Hantam Pada Peresmian Desa Ululado

Baku hantam nyaris terjadi jelang peresmian desa Ululado yang merupakan desa pemekaran dimana sebelumnya berada dalam wilayah administratif desa Ulupulu. Warga Desa Ululado dan Bidoa ucapkan terimakasih pada Wakil Bupati Nagekeo yang menjadi penengah ketika situasi memanas jelang peresmian.

warga desa ululado

Kejadian ini terjadi pada 09 Februari 2018 dimana saat itu ada agenda Muspida Nagekeo yakni peresmian desa Ululado, desa Pigapora serta desa Degalea. Pada pukul 12.00 WITA, Bupati serta rombongan dari Mbay menuju kantor desa Ulupulu untuk melakukan peresmian desa Ululado yang dimekarkan dari desa induk yaitu desa Ulupulu.

Namun ditengah jalan Bupati memutuskan untuk singgah di desa Bidoa. Rombongan Muspida terus bertanya-tanya satu dengan lainnya – mengingat sebelumnya sama sekali tak ada agenda untuk ke desa Bidoa.

muspida-nagekeo

Beberapa saat baru rombongan mendapat informasi bahwa Bupati Elias memutuskan untuk singgah di desa Bidoa sebab ada masukan dari tokoh masyarakat Bidoa agar acara peresmian dibatalkan dengan pertimbangan yang tidak diumumkan pada rombongan Muspida.

Begitupun dengan masyarakat Ululado yang mempertanyakan alasan dibatalkan peresmian sebab mereka telah mempersiapkan acara tersebut dengan baik. Menurut masyarakat Ululado, tim kajian Dari dinas BPMD sudah merekomendasikan persetujuan bahwa desa Ululado layak diresmikan.

Membatalkan peresmian dengan alasan yang tak disampaikan ke pada warga membuat warga desa Ulupulu marah serta menghadang rombongan Muspida Nagekeo tepat didepan kantor desa Ulupulu. Bupati Elias serta rombongan Muspida tetap berada dalam mobil yang dikawal oleh Voorijdeer bahkan polisi meminta warga untuk tidak menutup jalan agar mobil dinas yang ditumpangi Bupati serta rombongan bisa lewat.

Warga tetap pada pendiriannya untuk tetap menutup jalan hingga Bupati Elias dan rombongan Muspida turun dari mobil dinas kemudian berjalan kaki menuju kantor desa Ulupulu.

Sesampai dikantor desa, Bupati Elias mengambil alat pengeras suara kemudian mengatakan, “Saya tidak akan resmikan desa kamu apabila kamu masih ada masalah. Saya ke Degalea dulu. Kamu selasaikan dulu.”

Tidak lama berselang ketua Humas pemekaran melakukan orasi dimana dalam orasinya mengatakan bahwa esensi demokrasi adalah perbedaan namun ketika perbedaan itu tidak diselesaikan dengan baik maka akan menimbulkan anarkis maka kami minta bapak Bupati selesaikan masalah baru ke desa Degalea.

Warga mulai marah kemudian Kristianus Dua yang kini menjabat sebagai ketua DPRD Nagekeo mencoba untuk menenangkan warga namun situasi kian memanas hingga pada akhirnya Paul Nuwa Veto sebagai Wakil Bupati Nagekeo meminta ijin pada Bupati Elias untuk menyampaikan pendapat sekaligus menenangkan warga.

Ketika Paul berbicara seketika suasana menjadi hening bahkan Wakil Bupati juga meminta ijin untuk melakukan negosiasi dengan beberapa tokoh masyarakat dari desa Bidoa.

Baca juga : SPM Terbaik di Bidang Pendidikan, Pemkab Nagekeo Terima Penghargaan dari Bank Asia

Wakil Bupati Paul Nuwa Veto akhirnya berangkat menuju kantor desa Bidoa untuk melakukan negosiasi dan kurang lebih 45 menit, Wakil Bupati Paul kembali ke kantor desa Ulupulu dan mengatakan bahwa selama ini memang terjadi miss-communication dan Wakil Bupati katakan bahwa tidak ada masalah dan kita bisa lakukan peresmian desa Ululado.

Warga memberi Aplaus yang meriah untuk Wakil Bupati Paul – kemudian ada tokoh masyarakat desa Ulupulu mengatakan ini baru Mosakisa dan seandainya Wakil Bupati tidak ada pasti terjadi keributan di area yang hendak dijadikan tempat peresmian desa Ululado.

peresmian-desa-ululado

Tokoh masyarakat Ululado menambahkan bawa bisa terjadi pertumpahan darah antara warga Ulupulu dan Bidoa namun ada seorang Paul Nuwa Veto yang bisa menjadi penengah dan menjadi mosakisa yang bisa menjembatani persoalan antara warga desa dengan pendekatan-pendekatan yang santun. Akhirnya desa Ululado diresmikan dan masyarakat desa Ululado mengucapkan terima kasih pada Wakil Bupati yang telah dengan bijak menyikapi hal ini.

Bagikan ke :

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Inspirasi dan Motivasi

To Top